Sejak kecil, guru Anda mengajarkan bahwa 1 + 1 =0. Dan
Anda percaya juga karena Anda tidak bisa mengelak dan guru Anda membuktikan
dengan hal-hal sederhana. Misalnya, ada 1 sapi kemudian ada 1 sapi lagi,
sehingga kalau dijumlahkan ada dua sapi. Memang benar dan tentu saja saat itu
tAnda tidak ingin bukti secara matematis bukan ? Karena Anda masih kecil,
percaya sajalah dan biarkan itu berlalu. Buat apa dipikirkan kalau itu hanya
akan memenuhi pikiran dan membuat Anda stress.
Dalam bidang matematika pembuktian suatu teorema
adalah hal yang biasa. Pada prinsipnya pembuktian sebuah teorema adalah
membuktikan ruas kiri sama dengan ruas kanan jika itu sebuah persamaan dan
membuktikan suatu implikasi dimana diketahui antesedennya dan dengan langkah-langkah
yang benar, logis dan sistematis sehingga konsekuennya benar. Tambah bingung
bukan ?
Ketika masih kuliah pernah saya diajarkan bagaimana
membuktikan 1 + 1 = 0 dengan teori himpunan. Tentu saja kali ini saya tidak
ingin membuktikan bahwa 1 + 1 =0. Namun, pada kesempatan ini, saya ingin
menunjukkan sisi lain pembuktian yang “salah kaprah” (salah dianggap benar)
dimana 1 + 1 = 0. Kok bisa ?